Adult Content Warning
This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.
-
Tags
Summary
“Tawaran gue masih berlaku, sih,” potong Anton. Tidak ada salahnya. Anton anak pertama dan punya kebiasaan untuk memberi tanpa berekspektasi akan mendapatkan imbalan. “Gue bisa bantu, kalo lo mau.”
Sohee menghadap ke arah Anton sekarang. Wajahnya berkerut kebingungan. “Gimana?”
“Ya…,” they really, really shouldn’t be having this conversation while being tipsy. “Gue bantu. Biar lo jadi jago ciuman. Biar lo pede waktu mau nyamperin dia.”
Sohee mengerjapkan matanya perlahan, sebelum tawanya meledak. “Lo sadar gak sih abis ngomong apa?”
Tak ada perubahan pada ekspresi Anton, barang sedetikpun. “Sadar.”
Tawa Sohee mereda, digantikan oleh jakunnya yang bergerak naik-turun. Hah?
