Adult Content Warning

This work could have adult content. If you continue, you have agreed that you are willing to see such content.

If you accept cookies from our site and you choose "Yes, Continue", you will not be asked again during this session (that is, until you close your browser). If you log in you can store your preference and never be asked again.

  1. Tags
    Summary

    Jadi ketika tahu bahwa kedua syarat tersebut tidak terpenuhi di perang bersama Infernus, Fluixon sudah cukup paham untuk tak berharap bisa melihat langit hari esok atau berharap bisa kembali pulang ke rumah.

    Yang pasti Fluixon tak berharap untuk duduk manis membalut dirinya dengan selimut sambil menunggu orang yang seharusnya membunuh dirinya di Colosseum selesai memanggang biskuit kue jahe untuk mereka makan sama sama.

    Tapi, toh, tau apa Fluixon tentang takdir?

     

    Atau semesta di mana Fluixon belum boleh mati dan berakhir mendekam di rumah Saparata dengan Saparata yang memohon padanya untuk menginap satu malam lagi.

    Language:
    Bahasa Indonesia
    Words:
    1,099
    Chapters:
    1/1
    Comments:
    3
    Kudos:
    11
    Hits:
    73